Artikel dari para Komandan Skadron

Never user brake while turning


U

ntuk ukuran pesawat terbang sebesar C-130 Hercules, struktur “nose wheel”nya terutama bagian “stuth” tergolong kecil. Temuan di banyak Negara pengguna pesawat C-130, yaitu adanya “crack” pada “nose wheel struth” terutama bagian as kedua rodanya. Di Indonesia sendiri pernah kejadian dimana satu roda patah dan ketinggalan di landasan pacu pada saat tinggal landas. Setelah kejadian tersebut, Komandan Skadron Udara 31 mengeluarkan ketentuan “NEVER USE BRAKE WHILE TURNING” dan ditambahkan dengan “catatan pinsil” di buku manual “DASH ONE” C-130. Selain dilarang menggunakan “brake” saat belok ditekankan pula untuk menghindari “HOLD ON THE BRAKE” dengan “full power” pada waktu akan “take off”, kecuali pada landasan pendek ataupun latihan “short field operation”. Masih ada beberapa ketentuan yang meskipun tidak tertera di dalam buku manual “DASH ONE”, namun harus dipatuhi oleh operator C-130 Hercules agar tercapai tingkat “safety” yang tinggi, antara lain :

“DO NOT OPEN THE DOOR BEFORE THE FOUR PROPELLER HAVE COMPLETELY STOPPED”. Jangan membuka pintu keluar pesawat sebelum keempat propeller berhenti berputar, terutama propeller no. 1 dan no. 2, karena bila pintu sudah terbuka, berarti setiap penumpang sudah boleh turun yang apabila secara tidak sadar lewat dibawah propeller yang masih berputar akibatnya bisa fatal

“RELEASE PARKING BRAKE GENTLY” dengan cara menahan “handle” dan melepasnya secara perlahan. Ketika saya mengikuti Tactical Airlift Instructor School di Little Rock AFB ,Arkansas USA setiap latihan diharuskan membawa parasut. Saya masih ingat pada tahun 1960-an awak pesawat Hercules AURI juga membawa parasut pada waktu penerbangan “test flight” dan misi penerbangan operasi di daerah musuh. Apa masih diberlakukan ?

Untuk mengurangi risiko kehilangan SDM, misi penerbangan latihan tidak menggunakan Navigator dan RTU (di USAF memang tidak menggunakan RTU). Perlu menjadi bahan pemikiran

Ketentuan prosedur yang tertera di buku manual “DASH ONE” memang sudah cukup lengkap, namun berdasarkan pengalamn, “common sense” dan logika serta kondisi lingkungan, pihak operator pesawat Hercules dimana saja dapat menetapkan ketentuan-ketentuan lokal. Ketentuan-ketentuan tersebut, baik yang tertera di buku manual “DASH ONE”, maupun yang ditetapkan secara intern oleh Komandan Skadron HARUS DIPATUHI oleh seluruh awak pesawat serta diawasi secara ketat agar tercapai tingkat keamanan terbang yang tinggi.

by Herky 01